Market Berita

Pasar Kripto Terguncang karena Federal Reserve Diperkirakan Akan Menaikkan Suku Bunga

mm
Tambahkan Securities.io ke sumber pilihan Anda di Google
Pengungkapan: Securities.io dapat menerima kompensasi saat Anda memakai tautan ke produk yang kami ulas. Hal ini tidak memengaruhi penilaian editorial kami. Kami bukan penasihat investasi terdaftar; ini bukan saran investasi. Baca pengungkapan afiliasi kami.
Crypto Markets Spooked as Federal Reserve is Expected to Raise Interest Rates

Tingkat inflasi di Amerika Serikat saat ini berada pada level tertinggi dalam 40 tahun. Federal Reserve telah mengumumkan rencana yang dapat diambil untuk memastikan tingkat tersebut diturunkan sehingga daya beli dolar AS dapat dipulihkan.

Salah satu rekomendasi yang diberikan oleh institusi ini adalah menaikkan suku bunga. Namun, langkah tersebut telah menimbulkan kecemasan di ruang kripto, dengan banyak yang percaya bahwa hal itu dapat memengaruhi harga Bitcoin karena koin tersebut dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Federal Reserve Akan Menaikkan Suku Bunga

Pasar kripto gagal mencatat kenaikan signifikan tahun ini. Salah satu alasan yang dikaitkan dengan kinerja buruk ini adalah para pedagang tetap berhati-hati karena kemungkinan suku bunga yang meningkat.

Sebuah laporan dari Santiment mengevaluasi sejauh mana ruang kripto dan pasar ekuitas dapat terpengaruh oleh perubahan suku bunga. Laporan tersebut menunjukkan bahwa volatilitas pasar kripto diperkirakan akan meningkat jika suku bunga naik.

“Minggu ini akan menjadi penting bagi pedagang #crypto dan #equities, karena #Fed diperkirakan akan memutuskan kenaikan suku bunga seperempat poin minggu ini. #Bitcoin & #Ethereum telah dipatok pada #SP500 pada tahun 2022, dan keputusan ini seharusnya sangat memengaruhi #cryptocurrencies,” tambah laporan Santiment.

Federal Reserve AS sebelumnya telah mengumumkan bahwa kenaikan suku bunga diperkirakan akan terjadi pada bulan Maret. Pasar kripto dan saham bereaksi terhadap pengumuman ini, mengingat kenaikan suku bunga dapat menghalangi investasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Ketika suku bunga dinaikkan, investor cenderung menarik dana mereka dari investasi berisiko dan memilih deposito bank serta hasilnya. Kenaikan suku bunga juga dapat memengaruhi harga saham yang terkait dengan TI, bioteknologi, dan sektor terkait lainnya yang mencatat pertumbuhan signifikan tahun lalu.

Federal Reserve juga dapat memilih untuk membiarkan suku bunga tetap seperti sekarang. Namun, hal ini dapat menimbulkan ketidakpastian pasar. Suku bunga di AS saat ini berada pada level tertinggi dalam empat dekade. Oleh karena itu, peluang institusi tersebut membiarkan suku bunga tidak berubah sangat kecil.

Kripto Sebagai Lindung Nilai Terhadap Inflasi

Sektor kripto telah menjadi alat lindung nilai terhadap inflasi. Pada bulan November, Bitcoin mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar $69.000 setelah diyakini memiliki kegunaan kuat sebagai lindung nilai inflasi. Pada saat itu, tingkat inflasi di AS berada pada level tertinggi dalam 30 tahun.

Bitcoin juga mendapat sebutan “emas digital”, dengan investor percaya bahwa ia dapat memiliki fungsi yang sama sebagai penyimpan nilai. Namun, ia belum mencapai tingkat adopsi global yang dimiliki emas sebagai aset cadangan pilihan dunia.

Volatilitas harga Bitcoin menjadikannya aset yang kurang disukai dibandingkan pasar ekuitas. Namun, setelah mencatat kenaikan besar pada 2021, tingkat adopsi Bitcoin telah tumbuh signifikan di sektor ritel maupun institusional.

Jika baik retailer maupun institusi beralih ke Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi, hal ini dapat membantu kenaikan harga dalam jangka pendek dan panjang. Jika Federal Reserve memilih untuk mempertahankan suku bunga seperti sekarang, kenaikan harga dapat menjadi luar biasa, dan harga Bitcoin dapat melaju ke rekor tertinggi baru.

Terlepas dari faktor-faktor yang berkaitan dengan tingkat suku bunga, terdapat juga krisis yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina, yang telah mengguncang pasar keuangan. Oleh karena itu, perkembangan situasi antara kedua negara tersebut juga dapat memengaruhi arah pergerakan harga Bitcoin.

Ali adalah seorang penulis lepas yang meliput pasar cryptocurrency dan industri blockchain. Ia memiliki 8 tahun pengalaman menulis tentang cryptocurrency, teknologi, dan perdagangan. Karyanya dapat ditemukan di berbagai situs investasi profil tinggi termasuk CCN, Capital.com, Bitcoinist, dan NewsBTC.