Kalkulator Investasi Real Estat: Perkirakan Pendapatan Sewa & Hasil Kotor Secara Instan

Kalkulator Investasi Real Estat membantu Anda dengan cepat menilai potensi pendapatan properti. Masukkan harga pembelian, perkiraan sewa bulanan, dan tipe properti untuk melihat pendapatan sewa bulanan/tahunan dan hasil sewa kotor—sempurna untuk perbandingan cepat dan due diligence tahap pertama.

1) Apa yang Dilakukan Kalkulator

Alat ini mengubah beberapa asumsi dasar menjadi gambaran sekilas tentang potensi pengembalian. Ia mengannualisasi sewa yang Anda harapkan dan membandingkannya dengan harga properti untuk menghasilkan hasil sewa kotor. Gunakan untuk menyaring penawaran, memeriksa kewajaran harga, dan membandingkan properti di berbagai pasar atau tipe properti.

2) Input

Input Deskripsi
Harga Properti Total harga pembelian properti (termasuk jumlah yang Anda harapkan untuk dibayar pada penutupan).
Pendapatan Sewa Bulanan Sewa yang Anda harapkan terkumpul per bulan berdasarkan perbandingan, sewa saat ini, atau asumsi pro-forma.
Tipe Properti Pilih Single-Family, Multi-Family, atau Apartment untuk menyesuaikan skenario Anda. (Ditampilkan untuk kejelasan; tidak mengubah perhitungan dalam versi hasil kotor sederhana ini.)

3) Cara Kerja (Formula)

Kalkulator menerapkan aritmetika sederhana:

Annual Rental Income = Monthly Rental Income × 12

Gross Rental Yield (%) = (Annual Rental Income ÷ Property Price) × 100

Variabel: Pendapatan Sewa Bulanan = sewa yang diharapkan per bulan; Pendapatan Sewa Tahunan = sewa tahunan; Harga Properti = harga pembelian; Hasil Sewa Kotor = rasio pendapatan terhadap harga sebelum biaya.

4) Output

Output Apa Artinya
Pendapatan Sewa Bulanan Perkiraan sewa yang terkumpul setiap bulan. Berguna untuk perencanaan arus kas dan pengecekan cakupan hipotek.
Pendapatan Sewa Tahunan Sewa bulanan yang diannualisasi (rent × 12) untuk membantu perbandingan tahunan.
Hasil Sewa Kotor (%) Pendapatan tahunan dibagi dengan harga pembelian. Cara cepat dan setara untuk membandingkan properti dan pasar.

5) Kasus Penggunaan Praktis

  • Penyaringan penawaran: Peringkat cepat listing berdasarkan hasil kotor untuk memfokuskan due diligence pada yang teratas.
  • Negosiasi harga: Uji bagaimana perubahan harga memengaruhi hasil dan ambang batas pengembalian target Anda.
  • Perbandingan pasar: Bandingkan lingkungan atau kota menggunakan logika sewa/harga yang sama.
  • Perencanaan portofolio: Periksa apakah pembelian baru sesuai dengan tujuan hasil dan kebutuhan arus kas.
  • Diskusi dengan pemberi pinjaman: Bagikan asumsi pendapatan yang jelas selama pembicaraan pra‑persetujuan dan underwriting.

6) Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang dianggap “baik” untuk hasil sewa kotor?

Tergantung pada pasar Anda, toleransi risiko, dan biaya pembiayaan. Banyak investor menargetkan hasil yang secara nyaman melebihi biaya modal gabungan dan biaya yang diharapkan. Gunakan alat ini untuk penyaringan cepat, kemudian modelkan hasil bersih setelah biaya untuk membuat keputusan.

Apa perbedaan antara hasil kotor dan hasil bersih?

Hasil kotor mengabaikan biaya. Hasil bersih mengurangi biaya berkelanjutan seperti pajak, asuransi, pemeliharaan, HOA, utilitas (jika dibayar pemilik), kekosongan, manajemen properti, dan pembiayaan. Hasil bersih lebih baik untuk profitabilitas; hasil kotor paling baik untuk perbandingan cepat.

Apakah tipe properti mengubah perhitungan?

Dalam versi sederhana ini, perhitungannya sama untuk single-family, multi-family, dan apartemen. Tipe properti ditampilkan untuk kejelasan dan pelaporan. Untuk analisis lebih mendalam, perluas model untuk memasukkan jumlah unit, asumsi kekosongan, dan biaya operasional.

Bagaimana cara memperkirakan sewa bulanan?

Gunakan sewa komparatif terbaru, sewa saat ini, atau perkiraan sewa pihak ketiga. Terapkan asumsi kekosongan/kerugian kredit dalam underwriting terpisah Anda jika Anda melampaui hasil kotor.

Bisakah saya memasukkan pembayaran hipotek dan biaya?

Alat ini fokus pada hasil kotor. Untuk analisis arus kas, tambahkan pokok & bunga hipotek, pajak, asuransi, HOA, pemeliharaan, biaya manajemen, cadangan CapEx, dan kekosongan untuk memperkirakan pendapatan operasional bersih dan pengembalian cash‑on‑cash.

Apakah hasil kotor cukup untuk membuat keputusan pembelian?

Tidak. Anggap sebagai filter pertama. Jika properti melewati ambang hasil kotor Anda, lakukan due diligence penuh termasuk inspeksi, underwriting biaya, syarat pembiayaan, dan regulasi lokal.

Coba Kalkulator