Robotika
Era Otonom: Robotaksi, Drone, dan Logistik

Era Otonom Baru
Selama beberapa waktu, kita telah beralih dari era industri mesin yang digerakkan manusia (alat, perahu, mobil, dan pesawat) ke mesin yang beroperasi sendiri (robot industri, pesawat atau traktor yang dikendalikan GPS, dll.).
Namun, masih banyak keterbatasan pada kemampuan mesin untuk bertindak tanpa pengawasan manusia. Mesin bergantung pada penempatan yang sangat terkontrol seperti lantai pabrik atau pada serangkaian instruksi yang sangat sederhana, seperti bergerak dari titik A ke titik B mengikuti jalur dasar.
Hal ini disebabkan oleh beberapa alasan:
- Mesin tidak dapat melihat lingkungan mereka.
- Mesin besar, berat, dan kuat, menjadikannya terlalu berbahaya untuk tidak dikendalikan oleh manusia kecuali dalam situasi yang sangat terbatas.
- Mesin tidak dapat berpikir dan, oleh karena itu, tidak dapat bereaksi terhadap situasi tak terduga, sehingga membutuhkan manusia.
Namun semua ini kini berubah.
Visi mesin kini sudah cukup maju sehingga mendeteksi rintangan sebagian besar sudah menjadi masalah yang terpecahkan. Robot humanoid, drone kecil, dan robot pertanian jauh lebih tidak mengancam dibandingkan robot industri atau traktor yang berbobot ton. Namun yang lebih penting, AI kini memberikan mesin tingkat kecerdasan yang belum pernah ada sebelumnya.
Revolusi AI Otonom
Pada tahun 2023, orang-orang terkejut dengan betapa miripnya sistem LLM (Model Bahasa Besar) seperti ChatGPT dengan manusia. Demikian pula, seni AI telah berkembang secara eksponensial.
Sudah ada kekhawatiran bahwa AI dapat membuat seluruh profesi seperti penulis, guru, atau ilustrator menjadi usang sepenuhnya.
Namun AI tidak hanya berkembang di dunia ide dan konsep. Dengan tingkat kecerdasan yang meningkat, AI kini dapat menavigasi dunia nyata seperti jalanan, gudang, bahkan medan perang.
Bersama dengan kemajuan dalam baterai (lebih banyak otonomi), kendaraan listrik (tanpa mesin pembakaran), dan sensor (kamera, LIDAR, dan metode deteksi lainnya), peningkatan daya komputasi dan efisiensi komputasi memungkinkan banyak konsep yang sebelumnya hanya ada dalam fiksi ilmiah:
- Mobil self-driving, serta truk self-driving, kapal yang mengemudi sendiri, dan mungkin bahkan pesawat.
- Pengiriman drone, baik yang beroda maupun yang terbang.
- Drone tempur otonom.
- Drone AgTech.
- Dll.

Sumber: ARK Invest











