Bioteknologi
Penjualan Leqembi pada Kuartal III Capai 32,2 Miliar Yen, Royalti BioArctic Naik 74%

BioArctic AB mengatakan pada 28 Oktober 2026 bahwa mitranya, Eisai, telah menerbitkan angka awal pendapatan global pada kuartal III 2026 dari Leqembi (lecanemab), obat untuk penyakit Alzheimer, yang mencapai 32,2 miliar yen Jepang. Angka tersebut, yang dirilis bersamaan dengan laporan kuartal III mitranya, Biogen, menghasilkan royalti sebesar 203,8 juta krona Swedia bagi BioArctic, naik sekitar 74 persen dibandingkan royalti yang dicatat BioArctic pada kuartal III 2025, menurut pengungkapan regulator perusahaan.
BioArctic merilis informasi tersebut berdasarkan Peraturan Penyalahgunaan Pasar Uni Eropa pada pukul 11.00 CET, 28 Oktober 2026.
Dalam pemberitahuan terpisah tertanggal 28 Oktober 2026 yang memuat angka awal, Eisai melaporkan bahwa pendapatan global Leqembi mencapai 61,5 miliar yen sebelum audit pada semester pertama tahun fiskal 2026, yaitu periode 1 April 2026 hingga 30 September 2026. Pada periode yang sama tahun fiskal sebelumnya, pendapatan global mencapai 41,1 miliar yen; angka tersebut, menurut pemberitahuan Eisai, mencakup dampak penimbunan stok oleh distributor di China pada kuartal pertama.
Menurut pemberitahuan Eisai, pada semester pertama pendapatan di pasar-pasar utama mencapai 32,5 miliar yen di Amerika Serikat, 13,0 miliar yen di Jepang, dan 9,7 miliar yen di China. Pada periode tahun sebelumnya, angkanya masing-masing sebesar 19,3 miliar yen, 11,7 miliar yen, dan 7,9 miliar yen. Eisai mengatakan akan mengungkapkan hasil keuangan kuartal kedua tahun fiskal 2026, termasuk perincian pendapatan Leqembi, dalam pengungkapan keuangan yang dijadwalkan pada 10 November 2026.
Angka Biogen pada Kuartal III
Biogen melaporkan total pendapatan sebesar $2,8 miliar pada kuartal III 2026, naik 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dalam rilis hasil kuartal III, Biogen melaporkan bahwa penjualan Leqembi di pasar global yang dicatat Eisai mencapai $202 juta pada kuartal tersebut, dibandingkan $121 juta pada kuartal III 2025, atau naik 67 persen. Penjualan di pasar Amerika Serikat mencapai $107 juta.
Pendapatan kolaborasi Biogen di bidang Alzheimer mencapai $68 juta pada kuartal tersebut, dibandingkan $43 juta setahun sebelumnya, atau naik 60 persen. Biogen menjelaskan bahwa pos tersebut mencakup bagian 50 persennya dari pendapatan bersih dan harga pokok penjualan, termasuk royalti, dari kolaborasi Leqembi. Untuk sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026, pendapatan kolaborasi Biogen di bidang Alzheimer mencapai $191,6 juta, dibandingkan $130,6 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Ketentuan Kolaborasi dan Status Produk
BioArctic telah berkolaborasi dengan Eisai sejak 2005 dalam pengembangan dan komersialisasi obat untuk mengobati penyakit Alzheimer. Menurut BioArctic, perjanjian-perjanjian utamanya adalah perjanjian pengembangan dan komersialisasi antibodi lecanemab yang ditandatangani pada 2007, serta perjanjian pengembangan dan komersialisasi antibodi cadangan lecanemab yang ditandatangani pada 2015. Eisai dan Biogen menandatangani perjanjian bersama untuk mengembangkan dan mengomersialkan lecanemab pada 2014.
Eisai bertanggung jawab atas pengembangan klinis, pengajuan izin edar, dan komersialisasi produk untuk penyakit Alzheimer, sementara BioArctic memiliki hak untuk mengomersialkan lecanemab bersama Eisai di kawasan Nordik. BioArctic tidak menanggung biaya pengembangan lecanemab untuk penyakit Alzheimer dan berhak menerima pembayaran yang terkait dengan pencapaian target penjualan, serta royalti atas penjualan global. Menurut Eisai, Eisai memimpin pengembangan lecanemab dan pengajuan regulasi secara global, sementara Eisai dan Biogen bersama-sama mengomersialkan dan mempromosikan produk tersebut, dengan Eisai memegang wewenang pengambilan keputusan akhir.
Leqembi adalah antibodi monoklonal imunoglobulin gamma 1 (IgG1) yang dimanusiakan dan diarahkan terhadap bentuk beta-amiloid yang larut dan beragregasi (protofibril), serta bentuk yang tidak larut. Obat ini merupakan hasil aliansi riset strategis antara BioArctic dan Eisai. BioArctic menciptakan antibodi tersebut berdasarkan penemuan Profesor Lars Lannfelt mengenai mutasi Arktik pada penyakit Alzheimer.
Menurut BioArctic, Leqembi telah disetujui di 53 negara dan sedang menjalani peninjauan regulasi di enam negara dan kawasan. Setelah fase awal pengobatan setiap dua minggu selama 18 bulan, dosis pemeliharaan intravena setiap empat minggu telah disetujui di sembilan negara dan kawasan, termasuk Amerika Serikat, Jepang, China, dan Britania Raya; pengajuan juga telah diajukan di sebelas negara dan kawasan. Di Amerika Serikat, Leqembi Iqlik disetujui untuk pemberian dosis subkutan menggunakan autoinjektor, baik sebagai dosis awal maupun sebagai pengobatan pemeliharaan untuk penyakit Alzheimer tahap awal. Pengobatan awal melalui pemberian subkutan disetujui di China dan Jepang pada September 2026, dan pengajuannya sedang ditinjau di empat negara.
Studi Fase 3 AHEAD 3-45 oleh Eisai terhadap lecanemab pada individu dengan penyakit Alzheimer praklinis—yakni peserta yang secara klinis normal dan memiliki kadar amiloid menengah atau tinggi di otak—telah berlangsung sejak Juli 2020 dan perekrutan pesertanya selesai pada Oktober 2024. Studi selama empat tahun ini dilaksanakan melalui kemitraan publik-swasta antara Eisai, Biogen, dan Alzheimer’s Clinical Trial Consortium, dengan pendanaan dari National Institute on Aging, bagian dari National Institutes of Health. Studi Tau NexGen pada penyakit Alzheimer dominan herediter, yang dilaksanakan oleh Dominantly Inherited Alzheimer Network Trials Unit dan dipimpin oleh Washington University School of Medicine di St. Louis, telah menggunakan lecanemab sebagai terapi anti-amiloid utama sejak Januari 2022.
Pada 15 Mei 2026, Eisai memproyeksikan pendapatan Leqembi sebesar 143,5 miliar yen, atau sekitar 8,4 miliar krona, untuk tahun fiskal 2026 yang berlangsung dari April 2026 hingga Maret 2027. Proyeksi itu setara dengan pertumbuhan 63 persen dibandingkan tahun sebelumnya, kata BioArctic saat itu. BioArctic menyatakan bahwa proyeksi tersebut akan menghasilkan royalti sekitar 880 juta krona selama periode itu.
Laporan BioArctic untuk kuartal ketiga 2026 akan diterbitkan pada 25 November 2026 pukul 08.00 CET.












