Antariksa
ST Engineering iDirect Bergabung dalam Peningkatan Komunikasi Maritim Korea Selatan yang Dipimpin KT SAT

ST Engineering iDirect mengumumkan pada 4 November 2026 bahwa perusahaan tersebut terpilih sebagai anggota konsorsium yang dipimpin KT SAT untuk menyediakan sistem bumi satelit bagi proyek pemerintah Korea Selatan guna memodernisasi dan memperluas komunikasi maritim yang aman. KT SAT, Waldo, dan Intellian adalah anggota konsorsium lainnya.
Setiap perusahaan mendapat peran yang jelas dalam proyek ini. KT SAT menyumbangkan keahlian di bidang satelit dan layanan, ST Engineering iDirect menyediakan teknologi bumi, Waldo menghadirkan kemampuan integrasi lokal, dan Intellian memasok sistem antena. Bersama-sama, mereka akan menghadirkan jaringan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional pemerintah di bidang maritim yang terus berkembang.
“Sebagai kontraktor utama sekaligus pemimpin konsorsium, KT SAT akan bertanggung jawab atas pelaksanaan dan integrasi sistem secara menyeluruh untuk memenuhi kebutuhan misi pemerintah Korea Selatan,” kata Hyunbae Park, Wakil Presiden Eksekutif KT SAT. Park mengatakan sistem tersebut dirancang untuk mendukung kelancaran operasi saat ini sekaligus memberi keleluasaan untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang.
Peningkatan Ku-Band dan Sistem Ka-Band Baru
Pekerjaan teknis ini mencakup infrastruktur yang sudah terpasang maupun yang baru. ST Engineering iDirect akan meningkatkan lingkungan Ku-band iDirect milik pemerintah yang sudah ada sekaligus membangun sistem komunikasi satelit Ka-band generasi berikutnya untuk mendukung konektivitas andal bagi operasi maritim pemerintah.
Dua pusat yang berlokasi di wilayah geografis berbeda dirancang untuk meningkatkan ketersediaan jaringan dan meminimalkan gangguan operasional di seluruh lingkungan komunikasi pemerintah. Penggunaan platform ST Engineering iDirect di kedua lingkungan tersebut akan memungkinkan transisi bertahap sekaligus mengurangi risiko penerapan dan gangguan terhadap komunikasi maritim yang sedang berlangsung. Rancangan ini mengaitkan peningkatan teknologi secara langsung dengan kesinambungan layanan, yang menjadi pertimbangan utama bagi operasi yang harus tetap berjalan selama proses migrasi.
Sistem bumi ini juga akan menyediakan pemantauan jaringan tingkat lanjut, jaminan operasional, dan pengelolaan jaringan terpusat. Fitur-fitur tersebut akan memberi operator visibilitas dan kendali yang lebih baik atas kinerja dan ketersediaan, sekaligus menyederhanakan operasional. Keamanan komunikasi sensitif juga akan ditingkatkan. Pengelolaan terpusat melengkapi arsitektur bertahap dari sisi operasional: penerapan ini menggabungkan infrastruktur satelit baru dengan perangkat khusus untuk mengawasi kinerja dan ketersediaan jaringan.
Pengumuman ini menjelaskan konsorsium yang telah dipilih dan penerapan yang direncanakan, bukan instalasi yang sudah selesai. Pengumuman tersebut tidak mengungkap nilai kontrak, jadwal penerapan, jumlah kapal, atau model antena Intellian, serta tidak menyebutkan secara spesifik lembaga pemerintah yang terlibat. Dengan demikian, informasi yang diungkapkan berfokus pada arsitektur dan pembagian tanggung jawab, bukan skala komersial atau kecepatan pelaksanaan program.
Program Pemerintah dan Maritim Terkait
Penerapan di Korea Selatan ini melanjutkan kiprah ST Engineering iDirect dalam komunikasi pemerintah, mobilitas, dan komunikasi untuk misi kritis, termasuk program angkatan laut dan maritim terbaru di Asia Tenggara dan Eropa. Dalam pengumuman terpisah pada 28 Juli 2026, perusahaan tersebut menyatakan bahwa dua kementerian pertahanan di Asia Tenggara telah memilih teknologinya. Salah satunya memperkuat jaringan utama komunikasi angkatan laut dengan menggunakan peralihan pancaran otomatis, interoperabilitas antena OpenAMIP, dan keamanan berteknologi TRANSEC. Mitra kedirgantaraan dan pertahanan Eropa juga telah memilih teknologinya untuk program angkatan laut yang menggunakan integrasi antena OpenAMIP, peralihan pancaran, dan keamanan berlapis.
Kontrak-kontrak sebelumnya tersebut bukan bagian dari konsorsium Korea Selatan, tetapi menunjukkan pengalaman integrasi angkatan laut dan komunikasi terlindungi yang dibawa ST Engineering iDirect ke proyek ini.
Halaman layanan pemerintah dan militer KT SAT menjelaskan solusi satelit khusus dan integrasi sistem untuk misi penting, dengan dukungan teknisi dan fasilitas satelit bagi operasi, demonstrasi, serta pengujian di darat, laut, dan udara. Sejak 2018, KT SAT telah bekerja sama dengan KT untuk membangun jaringan darurat nasional Korea Selatan. KT SAT juga membangun dan mengoperasikan sistem pengelolaan perikanan Korea Selatan berbasis satelit dan antarmesin, termasuk pelacakan lokasi dan pemantauan. Latar belakang tersebut relevan dengan perannya sebagai kontraktor utama karena proyek baru ini juga menggabungkan komunikasi pemerintah, integrasi sistem, dan operasi maritim.
Tantangan utama proyek ini kini adalah pelaksanaannya. KT SAT harus mengintegrasikan kontribusi masing-masing anggota konsorsium, sementara migrasi bertahap dirancang untuk mempertahankan layanan yang andal saat pemerintah menambahkan sistem Ka-band. Penerapan ini akan menguji apakah ketahanan, kendali terpusat, dan keamanan yang direncanakan dapat diwujudkan sekaligus membatasi gangguan terhadap komunikasi maritim yang sudah beroperasi.












