Robotika

Kulit Robotik Baru Memungkinkan Mesin Merasa Seperti Manusia

mm
Tambahkan Securities.io ke sumber pilihan Anda di Google

Peneliti dari University of Cambridge dan University College London mengembangkan kulit robot lunak yang dapat mengenali berbagai jenis sentuhan dengan satu bahan konduktif. Penelitian yang terbit pada Juni 2025 ini menguji sensor hidrogel berbentuk tangan di laboratorium. Kemampuannya belum menyamai kepekaan kulit manusia dan belum menjadi produk siap pakai.

Mengapa robot memerlukan indera peraba?

Agar dapat menggenggam benda dengan aman, tangan robot perlu mengetahui lokasi sentuhan, tekanan, suhu, dan kemungkinan kerusakan. Kulit elektronik konvensional sering memakai sensor berbeda untuk tiap rangsangan. Memasang banyak komponen kaku pada permukaan yang lentur dapat mempersulit pembuatan dan memperbesar risiko kerusakan.

Hidrogel sebagai sensor di seluruh permukaan

Dalam penelitian di Science Robotics, tim mencetak hidrogel berbahan dasar gelatin yang lunak dan menghantarkan listrik menjadi bentuk tangan orang dewasa. Bahan ini dapat dilelehkan dan dicetak ulang. Mereka menempatkan 32 elektroda di pergelangan tangan. Dengan tomografi impedansi listrik, perubahan aliran listrik pada bahan dipakai untuk membaca sentuhan di seluruh permukaan.

Rancangan itu memungkinkan pembacaan hingga 863.040 jalur konduktif dan menghasilkan lebih dari 1,7 juta unsur informasi pengukuran. Angka tersebut adalah jalur dan data listrik, bukan jumlah sensor fisik yang berdiri sendiri. Teknik berbasis data memilih jalur yang paling berguna untuk membedakan rangsangan.

Hasil pengujian

Tim memanaskan permukaan dengan alat pemanas, menekannya memakai jari dan lengan robot, menyentuhnya dengan lembut, serta menyayatnya dengan pisau bedah. Data dari percobaan tersebut dipakai untuk melatih model pembelajaran mesin. Sistem mengenali sedikitnya enam jenis rangsangan, termasuk sentuhan manusia, pemanasan lokal, kerusakan, dan tekanan di beberapa titik. Pada tangan buatan, peneliti juga menunjukkan pelokalan sentuhan dan pengukuran yang berkaitan dengan posisi tangan.

Peneliti sendiri menyatakan bahwa kulit ini belum sesensitif kulit manusia. Mereka masih perlu meningkatkan ketahanan dan mengujinya pada tugas robot di dunia nyata. Penelitian ini belum membuktikan pemulihan sensasi pada pemakai prostesis ataupun kinerja jangka panjang dalam industri.

Potensi penggunaan dan batasannya

Sensor lentur semacam ini dapat menjadi dasar bagi tangan robot, prostesis, otomotif, atau sistem yang harus menyentuh lingkungan sekitar. Setiap penggunaan tersebut membutuhkan pengujian tambahan tentang akurasi, daya tahan, dan keselamatan. Kemampuan hidrogel untuk dicetak ulang dapat membantu pembuatan prototipe, tetapi belum membuktikan biaya produksi massal tertentu.

Siapa penelitinya?

Penulis penelitian ini adalah David Hardman, Thomas George Thuruthel, dan Fumiya Iida, yang bekerja di Cambridge dan UCL. Menurut Cambridge, dukungan riset datang dari Samsung Global Research Outreach Program, Royal Society, dan EPSRC di Inggris.

Investasi di bidang robotika

UiPath merupakan perusahaan perangkat lunak otomasi dan tidak dinyatakan terlibat dalam studi kulit robot ini. Hasil laboratorium tersebut tidak dengan sendirinya memprediksi pendapatan atau kinerja saham perusahaan mana pun.

UiPath

PATH Grafik Harga

Berita saham UiPath (PATH) terbaru

Kesimpulan

Hidrogel satu lapis, pengukuran impedansi listrik, dan analisis data memperlihatkan cara mengumpulkan berbagai informasi sentuhan dari permukaan yang lunak. Penggunaan praktis masih memerlukan pengembangan dan pengujian lebih jauh.

Baca perkembangan lain dalam robotika.

Penelitian yang dirujuk:

Hardman, D., Thuruthel, T. G. & Iida, F. (2025). Multimodal information structuring with single-layer soft skins and high-density electrical impedance tomography. Science Robotics. doi:10.1126/scirobotics.adq2303.

David Hamilton adalah seorang jurnalis penuh waktu dan seorang bitcoinist yang telah lama berkecimpung. Ia mengkhususkan diri dalam menulis artikel tentang blockchain. Artikel-artikelnya telah dipublikasikan di beberapa terbitan bitcoin termasuk Bitcoinlightning.com