Market Berita

Toncoin dan Pertumbuhan Ekosistem TON: Tinjauan Agustus 2023

mm
Tambahkan Securities.io ke sumber pilihan Anda di Google

Dalam laporan pasar Agustus 2023 ini, Toncoin (TON) berada di peringkat ke-16 dengan kapitalisasi sekitar US$5,1 miliar dan harga US$1,49. Artikel asli mencatat kenaikan 5% dalam 24 jam, volume perdagangan US$36,4 juta, serta pertumbuhan volume 1,50% dari hari sebelumnya. Semua angka pasar dalam artikel ini menggambarkan periode tersebut, bukan kondisi terkini.

Menjelang akhir pekan yang dibahas pada Agustus 2023, TON diperdagangkan sekitar US$1,25, lalu naik sekitar 20%.

Kenaikan itu membawa TON mendekati batas atas kisaran konsolidasi sebulan, yakni US$1,30–US$1,50. Harga US$1,49 belum membuktikan penembusan US$1,50. Beberapa upaya sebelumnya gagal, dan analisis saat itu melihat US$1,50 sebagai area resistansi yang dapat menghambat kelanjutan kenaikan.

Analisis teknikal saat itu menempatkan resistansi di sekitar US$1,50 dan dukungan di US$1,30. Jika dukungan tersebut gagal bertahan, penulis memperkirakan area US$1,17 dapat menjadi sasaran berikutnya. Level ini merupakan penilaian historis, bukan kepastian pergerakan harga.

Menurut angka dalam artikel Agustus 2023, TON naik 9,8% dalam 30 hari dan 19,3% dalam setahun, tetapi turun 32% sejak awal 2023. Pada Januari–April 2023, harganya berkisar US$2–US$2,55 sebelum melemah. Pada awal Agustus, harga menyentuh US$1,18. Artikel juga mencatat penurunan sekitar 72% dari puncak US$5,29 pada November 2021, bukan menyatakan angka itu tetap menjadi rekor sepanjang masa saat ini.

Toncoin

Kenaikan TON bertepatan dengan kabar ekspansi Tap Fantasy, sebuah gim MMORPG berbasis blockchain, ke jaringan TON. Proyek tersebut ingin memanfaatkan ekosistem dan dukungan teknis TON untuk memperlancar transaksi serta mendukung ekonomi dalam gim. Hubungan waktu ini tidak membuktikan bahwa kabar Tap Fantasy sendirian menyebabkan kenaikan harga.

Pada Juli 2023, pendiri sekaligus CEO Telegram Pavel Durov menyatakan di kanal resminya bahwa ia memiliki sejumlah Bitcoin dan Toncoin. Dalam unggahan itu ia juga menyebut lebih dari 800 juta pengguna aktif bulanan dan lebih dari 2,5 juta pendaftaran pengguna baru per hari. Angka tersebut mengukur Telegram, bukan jumlah pengguna blockchain TON.

Klik di sini untuk mempelajari semua tentang berinvestasi di Open Network (TON).

Pertumbuhan dan Ekspansi Jaringan 

Artikel ini mengutip Laporan Pengembang TON kuartal II 2023 yang menyoroti pertumbuhan komunitas dan aktivitas pengembangan. TON Foundation menyebut kenaikan keterlibatan pengembang sebesar 102% dalam setahun. Angka tersebut merupakan metrik yang dilaporkan yayasan, bukan berarti seluruh anggota komunitas adalah pengembang aktif.

Jumlah anggota grup percakapan pengembang TON meningkat dari 8.572 pada 1 April menjadi 9.134 pada akhir Juni 2023, atau 6,56%. Ini adalah keanggotaan grup, bukan hitungan 9.134 pengembang aktif yang mengerjakan kode. Laporan itu juga menyebut lebih dari 300 commit dan 111 penggabungan perubahan dokumentasi oleh 32 kontributor berbeda.

Laporan tersebut mengaitkan peningkatan keterlibatan dengan hackathon DoraHacks dan menyebut peserta yang melanjutkan pekerjaan pada repositori produksi tertutup. Selama kuartal II 2023, yayasan juga mengadakan sejumlah kompetisi, termasuk TON Wallet Challenge yang menerima sekitar 100 pengajuan.

Laporan pengembang TON kuartal II 2023

Pada Juli 2023, tim layanan @wallet mengumumkan Wallet Pay untuk menerima pembayaran barang dan jasa melalui Telegram. Pengumuman saat itu menyebut dukungan Toncoin, BTC, dan USDT serta integrasi dengan bot atau layanan pedagang. @wallet adalah layanan tersendiri dalam ekosistem, bukan nama untuk semua dompet TON.

Wallet Pay dirancang menyederhanakan pembayaran melalui bot pedagang atau aplikasi web Telegram. Pengumumannya juga menyebut pengisian saldo dengan kartu debit atau kredit saat pembayaran. Penggunaan fitur tersebut bergantung pada dukungan layanan dan kelayakan pengguna; integrasi pada Telegram tidak berarti semua pengguna telah mengadopsi blockchain.

Pada Agustus 2023, TON Foundation dan bursa BIT mengumumkan dukungan pembayaran biaya perdagangan menggunakan Toncoin.

Pengumuman kerja sama itu mengklaim BIT sebagai bursa pertama yang menerima pembayaran biaya dengan token yang bukan stablecoin maupun token milik platform sendiri. Klaim pertama tersebut berasal dari pihak proyek, bukan hasil perbandingan independen seluruh bursa.

Daniel Yang, yang saat itu menjabat Global Business Development Lead TON Foundation, menggambarkan integrasi ini sebagai contoh penggunaan praktis Toncoin dan bagian dari visi jaringan terbuka yang dapat berkembang. Penilaiannya terhadap BIT merupakan pernyataan pihak yang bekerja sama.

Ekosistem yang Luas 

Toncoin merupakan aset asli The Open Network, blockchain lapisan pertama yang menggunakan proof of stake. Proyek pendahulunya dikembangkan oleh tim Telegram, lalu dilanjutkan oleh komunitas setelah Telegram menghentikan keterlibatan pada 2020. Tahun 2018 merujuk pada pengembangan awal, bukan peluncuran jaringan publik matang pada tahun tersebut.

Arsitektur TON mencakup masterchain serta workchain dan shardchain. TON Virtual Machine (TVM) menjalankan kontrak pintar. Dalam konteks 2023, konsensusnya menggabungkan proof of stake dengan protokol toleransi kesalahan Bizantium Catchain dan Block Consensus Protocol. Sebutan Block-Proof of Stake atau BPoS dalam sumber asli tidak tepat. Keamanan konsensus bergantung pada asumsi mengenai validator jujur, bukan jaminan tanpa syarat.

TON menggunakan sharding untuk membagi pemrosesan dan status akun ke shardchain, sehingga kelompok validator dapat mengerjakan bagian jaringan secara paralel. Masterchain membantu koordinasi, sedangkan pesan antarrantai mendukung interaksi dalam arsitektur TON. Kemampuan arsitektur untuk menambah workchain tidak berarti seluruh workchain yang mungkin dirancang sudah aktif.

Ilustrasi arsitektur sharding TON

Artikel Agustus 2023 mencantumkan total pasokan sekitar 5,09 miliar TON, pasokan beredar 3,48 miliar TON, dan sekitar 473,45 juta TON yang di-stake validator. Angka inflasi tahunan 0,6% yang disebut merupakan perkiraan pada periode tersebut, bukan tingkat tetap yang tidak dapat berubah. Angka pasokan dan staking ini bukan data jaringan terkini.

Toncoin digunakan untuk staking dan pembayaran biaya transaksi serta eksekusi kontrak pintar. Aplikasi dalam ekosistem dapat menggunakannya untuk pembayaran, termasuk layanan nama domain dan penyimpanan. Pemungutan suara validator atas parameter jaringan merupakan bagian dari tata kelola; kepemilikan token saja tidak otomatis memberikan setiap pemegang hak suara langsung atas semua keputusan.

Ekosistem TON mencakup berbagai dompet untuk menyimpan, mengelola, dan mengirim Toncoin serta berinteraksi dengan aplikasi. Pilihan antara dompet kustodian dan nonkustodian memengaruhi siapa yang memegang kunci serta tanggung jawab pengelolaan aset.

Unggahan tentang tujuan ekosistem TON melayani jutaan pengguna

TON Storage menyediakan penyimpanan berkas terdistribusi dengan mekanisme mirip torrent. Berkas disimpan oleh penyedia atau node di luar blockchain; kontrak on-chain dapat mengatur pembayaran dan bukti penyimpanan. Enkripsi berkas memerlukan pengaturan yang sesuai, bukan otomatis membuat setiap berkas privat hanya karena pengguna memiliki kunci dompet.

Komponen web TON mencakup TON Sites untuk menyediakan situs melalui jaringan TON dan TON Proxy untuk mengaksesnya. Teknologi ini ditujukan untuk mendukung layanan web terdesentralisasi serta ketahanan terhadap penyensoran, bukan menjamin setiap situs atau aplikasi selalu tersedia.

TON DNS menyederhanakan alamat dompet dan layanan melalui nama yang lebih mudah dibaca. TON Bridge mendukung perpindahan nilai antara TON dan jaringan seperti Ethereum atau BNB Smart Chain melalui penguncian dan representasi token terbungkus, bukan pemindahan koin asli yang identik tanpa mekanisme penghubung.

Klik di sini untuk mempelajari semua tentang membeli Open Network (TON). 

Pasar kripto yang lebih luas relatif tenang

Pada periode Agustus 2023 yang dibahas, TON menguat sementara pasar kripto secara keseluruhan relatif datar. Beberapa altcoin mencatat kenaikan, termasuk RUNE sebesar 15,2% dan HBAR sebesar 13,5%. Kapitalisasi pasar kripto total dalam laporan itu turun 0,1% menjadi sekitar US$1,214 triliun.

Artikel saat itu mencatat Bitcoin sekitar US$29.329 dan Ether sekitar US$1.837, keduanya bergerak relatif datar. Angka ini bukan harga terkini.

Artikel mengutip penafsiran penyedia analitik on-chain CryptoQuant bahwa sebagian akumulasi Bitcoin oleh institusi mungkin telah terjadi di sekitar gejolak 2022, termasuk keruntuhan Terra/Luna pada Mei dan FTX pada November. Ini adalah hipotesis analitis, bukan identifikasi pasti semua pembeli institusional.

Pembahasan metrik token yang ditransfer menyoroti perpindahan besar di sekitar titik rendah pasar, termasuk volume tinggi pada pertengahan Juni 2022 setelah keruntuhan Luna. Transfer on-chain tidak dengan sendirinya membuktikan pembelian institusi, transaksi OTC, atau bahwa semua transaksi pemegang besar terjadi tepat di dasar siklus.

Menurut penafsiran CryptoQuant yang dikutip saat itu, area US$15.700 mungkin merupakan dasar siklus. Penyedia tersebut menilai kenaikan metrik transfer dan kecepatan peredaran bersamaan dengan harga dapat menjadi sinyal penguatan. Itu merupakan perkiraan bersyarat, bukan kepastian bahwa dasar pasar sudah terbentuk.

Pada 14 Agustus 2023, Coinbase mengumumkan peluncuran resminya di Kanada, termasuk integrasi Interac untuk setoran dan penarikan dolar Kanada. Artikel asli menyebut kerja sama dengan Peoples Trust Company, anak perusahaan Peoples Group, dalam pengembangan jalur pembayaran tersebut.

Coinbase menggambarkan Kanada sebagai pasar prioritas bagi ekspansi internasionalnya, sementara menghadapi sengketa hukum di AS. Binance telah mengumumkan keluar dari pasar Kanada pada Mei 2023 dengan alasan lingkungan regulasi. Pernyataan ini menggambarkan strategi perusahaan pada periode tersebut.

Di tengah pasar yang tenang pada Agustus 2023, artikel membahas ekspektasi terhadap ETF Bitcoin spot AS. Menurut laporan Bernstein yang dikutip, produk tersebut dapat menarik modal melalui permintaan pasar spot serta distribusi kepada investor ritel dan institusi jika mendapat persetujuan. Persetujuan produk bukan dukungan regulator terhadap Bitcoin itu sendiri.

Tim analis yang dipimpin Gautam Chhugani menilai peluang persetujuan meningkat berkat minat pengelola aset besar dan kemungkinan mekanisme untuk mengatasi keberatan SEC. Perkiraan bahwa pasar ETF dapat mencapai 10% kapitalisasi Bitcoin dalam dua hingga tiga tahun merupakan proyeksi Bernstein pada 2023, bukan hasil yang sudah tercapai.

Pada Agustus 2023, SEC memperpanjang peninjauan usulan ETF Bitcoin spot Ark 21Shares, sementara permohonan dari BlackRock (BLK ), WisdomTree (WT ), Invesco, dan VanEck juga menunggu keputusan. Bernstein memperkirakan pemasaran pengelola aset besar serta distribusi melalui broker dan penasihat keuangan dapat membantu pertumbuhan produk tersebut.

Bernstein juga memperkirakan tokenisasi aset tradisional, infrastruktur kripto, dan penambahan pasokan stablecoin dapat menjadi sumber modal baru. Ini adalah skenario pasar dari analisis 2023, bukan jaminan terbentuknya siklus kenaikan.

Pada waktu itu, mantan pengacara SEC John Reed Stark meragukan persetujuan ETF segera dan mengemukakan kemungkinan perubahan pendekatan setelah pemilu 2024. Pandangan tersebut merupakan perkiraan historisnya.

Artikel asli membahas kemungkinan kemenangan Partai Republik pada 2024 sebagai faktor politik yang dapat memengaruhi kebijakan. Namun, SEC kemudian menyetujui pencatatan dan perdagangan sejumlah ETP Bitcoin spot pada 10 Januari 2024, sebelum pemilu tersebut. Artikel juga mengutip pengungkapan keuangan Donald Trump tahun 2023 tentang aset kripto dalam dompet Ethereum bernilai hingga US$500.000; istilah dompet Ethereum tidak otomatis membuktikan seluruh nilainya berupa ETH.

Dalam konteks 2023, Trump adalah mantan presiden yang mencalonkan diri lagi untuk pemilu 2024 dan sebelumnya bersikap skeptis terhadap kripto. Artikel menyebut koleksi NFT bergambar dirinya yang terjual cepat serta seri kedua pada April 2023. Rentang pendapatan US$500.000–US$1 juta yang dikutip dari pengungkapan merupakan data historis, bukan penilaian dompet atau pendapatan terkini.

Gaurav memulai perdagangan cryptocurrency pada 2017 dan telah jatuh cinta dengan ruang crypto sejak saat itu. Minatnya pada semua hal crypto menjadikannya seorang penulis yang berspesialisasi dalam cryptocurrency dan blockchain. Tak lama kemudian, dia menemukan dirinya bekerja dengan perusahaan crypto dan outlet media. Dia juga seorang penggemar besar Batman.