Aset digital
Helium Mengungkap Token MOBILE dan IOT Baru sebagai Bagian dari Rencana Ekspansi

Helium telah menempatkan dirinya sebagai salah satu jaringan dominan di sektor Web3 karena fokusnya pada desentralisasi internet. Helium adalah jaringan nirkabel yang mendukung sensor dan pelacak, dan jaringan ini didukung oleh operator node yang diberi hadiah melalui token.
Jaringan Helium telah menerima dukungan signifikan, memungkinkan ia bersaing di ruang Web3 yang berkembang. Nova Labs, startup yang mewakili pendiri jaringan, mengumumkan bahwa Helium akan meluncurkan token baru yang terhubung ke jaringan individual.
Helium berencana meluncurkan token baru
Jaringan Helium telah mengumumkan rencana untuk memperluas ke area lain seperti konektivitas 5G dan lainnya. Jaringan tersebut mengumumkan bahwa ia akan beralih ke model baru untuk mendukung ekspansi ini.
Token HNT, token asli yang ada untuk jaringan Helium, akan tetap dipertahankan dalam jaringan. CEO dan co-founder Nova Labs, Amir Haleem, mengatakan bahwa HNT akan berfungsi sebagai mata uang dasar atau mata uang cadangan ekosistem Helium.
Rencana ekspansi Helium melibatkan berbagai langkah. Jaringan pertama-tama berencana memperkenalkan token kripto MOBILE baru. Token ini akan diluncurkan bulan ini dan akan digunakan untuk memberi penghargaan kepada orang yang menjalankan node 5G dan menyediakan cakupan untuk jaringan Helium terbaru.
Haleem mencatat bahwa para adopter awal jaringan Helium yang menjalankan node 5G tidak mendapatkan penghargaan atas penyediaan cakupan untuk perangkat seperti ponsel dan laptop. Sekitar 5.000 adopter awal sedang menjalankan node 5G. Perubahan akan terungkap setelah token MOBILE diluncurkan.
Token baru ini akan diluncurkan bersamaan dengan rencana Helium untuk secara cepat meningkatkan konektivitas 5G-nya. Untuk mencapai hal ini, jaringan sudah bekerja sama dengan perusahaan perangkat keras seperti FreedomFi untuk menurunkan harga node-node tersebut.
Jaringan Helium juga berencana meluncurkan token IOT pada bulan Agustus. Token ini akan diperoleh oleh mereka yang menjalankan jaringan LoRaWAN asli yang berfokus pada perangkat Internet of Things (IoT). Jaringan ini saat ini memiliki lebih dari 850.000 node aktif secara global. Ini merupakan peningkatan signifikan dari 640.000 yang dilaporkan pada pertengahan Maret. Pertumbuhan tersebut konsisten sejak awal 2021.
Token HNT yang telah dibeli melalui pasar sekunder atau yang diperoleh oleh operator node akan tetap tidak berubah. Token-token ini akan mempertahankan kegunaan dan nilainya bahkan setelah token IOT dan MOBILE diluncurkan.
Token MOBILE dan IOT dapat ditukar dengan HNT sesuai preferensi pemegangnya. Haleem mengatakan bahwa ini mirip dengan menukar mata uang fiat seperti dolar AS dengan emas. Namun, proses ini tidak akan berlaku bagi mereka yang ingin menukar HNT kembali menjadi MOBILE dan IOT.
Haleem menambahkan, “Seperti yang telah kita lihat dengan Helium, jaringan ini selalu berkembang. Selalu ada tantangan baru. Selalu ada hal baru untuk dipikirkan, dan bagaimana mengatur semua protokol yang berbeda ini merupakan pertanyaan yang rumit. Menyerahkannya ke tangan pemegang token untuk setiap protokol, menurut saya, adalah cara yang sangat menarik untuk menyelesaikannya.”
Rencana ekspansi Helium
Peluncuran token baru ini sejalan dengan rencana ekspansi Helium. Perubahan yang diajukan sebagai “Chapter 2” disetujui melalui pemungutan suara komunitas yang berakhir pada 7 Juni. Proposal HIP 51 disetujui oleh sekitar 97% token yang digunakan selama pemungutan suara. Proposal HIP 52 dan HIP 53 akan menghasilkan sub-DAO baru untuk setiap protokol.
Disetujuinya proposal-proposal ini mencerminkan pergeseran besar dalam jaringan. Langkah ini dapat mengintegrasikan protokol baru di bawah jaringan Helium. Beberapa protokol konektivitas yang dapat diluncurkan di Helium meliputi Wi‑Fi dan jaringan pengiriman konten (CDN).
Untuk mempelajari lebih lanjut, kunjungi Investing in Helium panduan kami.












