Kecerdasan buatan

3 Cara Terobosan AI Mengubah Perawatan Medis

mm
Tambahkan Securities.io ke sumber pilihan Anda di Google
3 Ways AI is Advancing Modern Medicine

Memahami bagaimana kecerdasan buatan dan teknologi mutakhir lainnya memajukan kedokteran modern adalah cara yang bagus untuk memperdalam kemampuan Anda dalam mengidentifikasi tren. Berikut yang perlu Anda ketahui. Seiring penggunaan AI semakin umum di bidang medis, AI terus memainkan peran penting dalam meningkatkan perawatan saat ini.

Sistem Kecerdasan Buatan kini mencakup seluruh pasar medis, mulai dari pelacakan data pasien, hingga merekomendasikan resep, dan membantu dalam operasi. Semua kemajuan ini hanyalah setetes air dibandingkan dengan apa yang akan datang. Sistem AI generasi berikutnya akan meningkatkan akurasi, meminimalkan waktu penelitian, dan mengurangi efek samping.

Secara tajam, algoritma AI canggih memberdayakan dokter dengan alat yang lebih baik untuk membuat perbedaan. Sistem ini telah membantu mengurangi biaya percobaan, meminimalkan kesalahan manusia, dan mendiagnosis penyakit yang sulit diobati serta memakan waktu tanpa intervensi manusia. Berikut adalah penggunaan AI yang paling umum di bidang medis saat ini.

  • Pencegahan: Kecerdasan buatan sangat membantu dalam diagnostik. Sistem ini dapat diatur untuk mengenali pola dan hubungan yang tidak akan pernah diperhatikan manusia. Oleh karena itu, sistem AI semakin banyak diintegrasikan ke dalam sistem medis sebagai cara untuk menentukan tanda‑tanda awal penyakit pada gambar medis, pasien, dan data penting lainnya.
  • Pengembangan Obat: Penemuan obat adalah bidang kunci lain di mana AI melakukan pekerjaan berat. Saat ini ada sistem AI yang memungkinkan produsen obat mensimulasikan reaksi manusia tanpa harus menggunakan pasien nyata. Sistem ini dapat mensimulasikan jutaan skenario, secara drastis mengurangi waktu pengembangan obat, efek samping, dan mengoptimalkan desain obat.
  • Rencana Perawatan yang Disesuaikan: Banyak penyedia layanan kesehatan beralih ke AI untuk meningkatkan rencana perawatan mereka secara keseluruhan. Sistem ini dapat membantu dalam pembuatan, pelaksanaan, pemantauan, dan personalisasi perawatan medis. Akibatnya, banyak yang percaya bahwa sistem AI di masa depan akan dapat mendiagnosis, meneliti, meresepkan, bahkan menciptakan obat di lokasi. Berikut 3 cara baru AI memajukan kedokteran modern saat ini.

Algoritma AI Memetakan Tumor untuk Pengobatan Kanker

Insinyur Northwestern Medicine berhasil menciptakan sistem AI intuitif yang dapat memetakan tumor dengan akurat. Memetakan tumor merupakan bagian penting dari terapi radiasi, yang merupakan cara paling populer dalam melawan kanker. Secara khusus, setengah dari semua pasien kanker di AS menerima perawatan radiasi.

Sistem ini membantu menyelesaikan masalah segmentasi tumor. Proses manual ini memakan waktu dan menyebabkan penundaan, inkonsistensi, serta akurasi yang bervariasi tergantung pada profesional yang melakukan tes. Mengingat sifat kanker yang berbahaya, masalah ini dapat berujung pada kematian pasien.

Statistik Kanker

Kanker tetap menjadi penyebab utama kematian di antara populasi, dan sayangnya, semua statistik menunjukkan bahwa kasusnya terus meningkat. Para ahli memperkirakan akan ada lebih dari 2 juta pasien kanker baru tahun ini. Lebih buruk lagi, lebih dari 600 ribu akan meninggal karena komplikasinya.

Menyadari kebutuhan akan sistem yang lebih akurat dan dapat diandalkan, ilmuwan Northwestern Medicine merilis makalah1 berjudul “Studi Pembelajaran Mendalam untuk Segmentasi Tumor Otomatis dengan Resolusi Gerakan dalam Radioterapi“. Penelitian ini memperkenalkan alat AI berperforma tinggi bernama iSeg yang meningkatkan deteksi tumor. Sistem ini dapat menghasilkan diagnosis lebih awal dan bahkan segmentasi tumor standar secara global, menghilangkan variasi yang membuat diagnosis menjadi sulit.

Pelatihan Algoritma Pemetaan Tumor

Sistem AI dilatih menggunakan ribuan pemindaian CT yang dikumpulkan dari berbagai fasilitas medis. Menariknya, dokter menggambar kontur tumor di sekitar area yang terkena untuk meningkatkan kemampuan identifikasi sistem. Dua rumah sakit, Northwestern Medicine yang bergengsi dan Cleveland Clinic, berpartisipasi dalam studi dengan menyediakan pemindaian untuk dataset AI.


David Hamilton adalah seorang jurnalis penuh waktu dan seorang bitcoinist yang telah lama berkecimpung. Ia mengkhususkan diri dalam menulis artikel tentang blockchain. Artikel-artikelnya telah dipublikasikan di beberapa terbitan bitcoin termasuk Bitcoinlightning.com