Pertanian

Aeroponik – Semua yang Perlu Anda Ketahui

mm
Securities.io maintains rigorous editorial standards and may receive compensation from reviewed links. We are not a registered investment adviser and this is not investment advice. Please view our affiliate disclosure.

Apa itu Aeroponik?

Aeroponik adalah metode budidaya yang menumbuhkan tanaman tanpa menggunakan tanah. Ini adalah bagian dari metode budidaya “tanpa tanah” yang lebih luas, yang juga termasuk hidroponik dan akuarponik.

Namun, berbeda dengan dua metode lainnya, aeroponik tidak menggunakan agregat atau substrat. Terkadang, tanaman mungkin dipertahankan dengan substrat yang sangat ringan seperti coco-coir, dengan akar yang menggantung bebas.

Sebaliknya, nutrisi disampaikan ke tanaman melalui tetesan atau semprotan kabut aerosol yang mengandung nutrisi yang dilarutkan.

Titik utama dari metode ini adalah untuk membawa kontrol maksimal atas kondisi pertumbuhan tanaman, serta menghilangkan sebagian besar medium untuk penyakit (tanah dan air).

Ukuran pasar aeroponik mewakili $2,7 miliar pada 2023 dan diperkirakan akan tumbuh menjadi $17,4 miliar pada 2033, dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 20,5%.

Ilmu Aeroponik

Dalam aeroponik, nutrisi seperti fosfat, kalium, dan nitrogen (“NPK”) serta mikronutrien dilarutkan ke dalam air, memungkinkan efisiensi penggunaan pupuk hampir 100%. Perbedaan dengan hidroponik adalah bahwa air tidak selalu hadir, tetapi disemprotkan secara teratur pada akar.

Jonathan adalah seorang peneliti biokimia yang telah bekerja di bidang analisis genetik dan uji klinis. Sekarang, ia adalah seorang analis saham dan penulis keuangan dengan fokus pada inovasi, siklus pasar, dan geopolitik dalam publikasinya 'The Eurasian Century".