Investasi 101
A-B Trust: Definisi, Cara Kerja, Manfaat Pajak

A-B Trust menyediakan cara yang efisien dan hemat biaya untuk mengelola transfer aset antara dua orang. Jenis trust ini sering digunakan oleh pasangan menikah untuk mentransfer aset kepada penerima manfaat mereka secara efisien pajak. Dalam posting blog ini, kami akan menjelajahi definisi A-B Trust, cara kerjanya, dan manfaat pajak yang terkait dengan jenis trust ini. Bersiaplah untuk mempelajari semua yang perlu Anda ketahui tentang A-B Trust dan bagaimana trust ini dapat memberikan keamanan finansial serta ketenangan pikiran.
A-B Trust: Definition
Sebuah A-B trust (juga dikenal sebagai “bypass trust”) adalah jenis trust yang digunakan dalam perencanaan warisan untuk mengurangi jumlah pajak warisan yang harus dibayar pada saat kematian pasangan pertama. Trust ini disusun sedemikian rupa sehingga aset pasangan pertama yang meninggal ditempatkan ke dalam trust, yang kemudian memegang dan mengelola aset tersebut untuk kepentingan pasangan yang masih hidup. Pasangan yang masih hidup memiliki hak untuk menggunakan aset dalam trust, tetapi mereka secara teknis tidak memiliki aset tersebut.
Ketika pasangan yang masih hidup meninggal, aset dalam trust didistribusikan kepada penerima manfaat yang ditentukan dalam dokumen trust. Karena aset dalam trust tidak dianggap sebagai bagian dari harta warisan pasangan yang masih hidup, mereka tidak dikenakan pajak warisan ketika pasangan tersebut meninggal. Hal ini dapat menghemat penerima manfaat sejumlah besar uang dalam pajak, dan dapat membantu mempertahankan nilai harta warisan.
A-B trust sering digunakan bersama dengan “credit shelter trust” (juga dikenal sebagai “family trust” atau “bypass trust”), yang merupakan trust terpisah yang dibuat untuk kepentingan pasangan yang masih hidup. Credit shelter trust dapat membantu melindungi aset dalam A-B trust dari kreditor, pajak, dan klaim lainnya, serta memberikan kontrol tambahan atas cara aset dikelola dan didistribusikan.
A:B Trust: How it Works
Trust ini disusun sedemikian rupa sehingga aset pasangan pertama yang meninggal ditempatkan ke dalam trust, yang kemudian memegang dan mengelola aset tersebut untuk kepentingan pasangan yang masih hidup. Pasangan yang masih hidup memiliki hak untuk menggunakan aset dalam trust, tetapi mereka secara teknis tidak memiliki aset tersebut.
Berikut adalah contoh bagaimana A-B trust dapat bekerja:
- Sepasang suami istri membuat A-B trust dan menamai satu sama lain sebagai trustee awal.
- Pasangan tersebut mentransfer kepemilikan beberapa aset mereka, seperti properti dan investasi, ke dalam trust.
- Setelah pasangan pertama meninggal, aset dalam trust didistribusikan ke “bypass trust” (juga dikenal sebagai “credit shelter trust” atau “family trust”) yang telah dibuat untuk kepentingan pasangan yang masih hidup.
- Pasangan yang masih hidup memiliki hak untuk menggunakan aset dalam bypass trust untuk kepentingan mereka sendiri, tetapi mereka secara teknis tidak memiliki aset tersebut.
- Ketika pasangan yang masih hidup meninggal, aset dalam bypass trust didistribusikan kepada penerima manfaat yang ditentukan dalam dokumen trust. Karena aset tersebut tidak dianggap sebagai bagian dari harta warisan pasangan yang masih hidup, mereka tidak dikenakan pajak warisan.
A-B trust dapat menjadi kompleks dan memerlukan bantuan pengacara yang berkualifikasi untuk membuat dan mengelolanya. Penting untuk mempertimbangkan secara cermat ketentuan trust, serta implikasi pajak yang potensial, sebelum membuat A-B trust.
A:B Trusts: Tax Benefits
Salah satu manfaat utama adalah aset dalam trust tidak dianggap sebagai bagian dari harta warisan pasangan yang masih hidup, dan oleh karena itu tidak dikenakan pajak warisan ketika pasangan yang masih hidup meninggal.
Untuk memahami cara kerja ini, penting untuk mengetahui bahwa Amerika Serikat memiliki pajak warisan, yaitu pajak yang dikenakan atas transfer aset dari orang yang meninggal kepada ahli waris atau penerima manfaat mereka. Pajak warisan saat ini dikenakan pada harta dengan nilai lebih dari $11,7 juta (untuk kematian pada tahun 2021), dan tarif pajaknya dapat mencapai 40%.
Dengan menggunakan A-B trust, pasangan dapat mentransfer sebagian aset mereka ke dalam trust pada saat kematian pasangan pertama. Aset tersebut tidak dianggap sebagai bagian dari harta warisan pasangan yang masih hidup, sehingga tidak dikenakan pajak warisan ketika pasangan yang masih hidup meninggal. Hal ini dapat menghemat penerima manfaat sejumlah besar uang dalam pajak, dan dapat membantu mempertahankan nilai harta warisan.
Penting untuk dicatat bahwa manfaat pajak dari A-B trust dapat berubah, karena undang-undang pajak warisan dapat berbeda setiap tahun. Juga penting untuk berkonsultasi dengan pengacara yang berkualifikasi untuk menentukan apakah A-B trust sesuai dengan situasi Anda, dan untuk memastikan bahwa trust tersebut dibuat dan dikelola dengan benar.












