Posting bersponsor
EX Sports Meluncurkan Platform Koleksi Digital Olahraga untuk Memperdagangkan NFT Atlet

Atlet dari liga olahraga yang kurang dikenal dan kurang hype dapat segera mendapatkan bagian dari kue NFT berkat platform baru yang diluncurkan oleh EX Sports.
Startup berbasis Singapura ini baru-baru ini mengumumkan platform NFT berbasis Ethereum yang dinamakan ‘EX Sport’ yang mendukung pengumpulan dan perdagangan NFT dari berbagai olahraga di seluruh dunia. Proyek ini berupaya menjembatani kesenjangan luas antara olahraga arus utama dan olahraga akar rumput dengan lebih memfokuskan pada yang terakhir. Liga olahraga yang sudah mapan seperti NBA dan NFL sudah menghasilkan jutaan dolar melalui koleksi digital, dan EX Sports bermaksud memberikan manfaat serupa kepada liga dari olahraga yang kurang dikenal.
Token Non-Fungible dan Olahraga: Pasangan Ideal
Tidak diragukan lagi token non-fungible kini menjadi tren, dengan ruang NFT telah menyaksikan lonjakan volume perdagangan sebesar 700% dari Q2 menjadi $10,67 miliar pada Q3. Sektor ini terus menarik pengguna dari berbagai latar belakang, termasuk atlet, seniman, desainer, bahkan tokoh politik. Kinerjanya yang mengesankan juga telah mendorong pengembang individu dan institusional menciptakan lebih banyak kasus penggunaan untuk teknologi di balik koleksi digital ini.
Dunia olahraga telah muncul sebagai salah satu industri penting yang telah dampak signifikan oleh NFT. Sektor NFT khususnya terbukti menjadi salah satu saluran paling efektif untuk menghasilkan pendapatan dalam olahraga. Dapat dikatakan, monetisasi niche ini telah mengungkapkan potensi besar koleksi digital olahraga.
Namun, pengaruhnya terhadap olahraga tidak bersifat indiscriminatif. Teknologi ini terutama menguntungkan olahraga yang sudah mapan dibandingkan yang belum terjamah, meskipun yang terakhir membutuhkan lebih banyak dukungan.
Menghitung Angka
Pada musim 2019-20, National Football League, National Basketball Association, dan Major League Baseball menghasilkan masing-masing sekitar $12 miliar, $7,92 miliar, dan $3,66 miliar dalam pendapatan kolektif. Angka-angka ini menjadi lebih mengesankan mengingat liga-liga tersebut mencatat kerugian tahunan karena pandemi. Namun, liga-liga ini menerima dukungan terbesar dari entitas di ruang NFT.
Sebaliknya, olahraga yang kurang terkenal seperti gulat lengan dan jujitsu mendapatkan sangat sedikit sorotan dan, akibatnya, menghasilkan pendapatan yang minim dibandingkan dengan olahraga arus utama. Mayoritas liga olahraga telah beralih ke cara alternatif untuk membiayai atlet mereka dan mendukung diri mereka sendiri.
EX Sports Menyeimbangkan Lapangan untuk Olahraga yang Kurang Dikenal
Olahraga arus utama secara konsisten mendominasi hampir semua aspek, mulai dari endorsement hingga jangkauan global. Akibatnya, sebagian besar merek NFT yang ingin membangun kehadiran digital lebih memilih bekerja dengan liga dalam olahraga tersebut.
Proyek EX Sports bertujuan mengubah hal ini dengan menawarkan jalur yang mendukung bahkan olahraga yang terabaikan seperti Muay Thai dan powerlifting. Platform ini akan memberdayakan liga dan atlet dari olahraga tersebut dengan membantu mereka memperoleh manfaat yang sama seperti olahraga populer.
Kemitraan Strategis dengan Beberapa Federasi Olahraga
EX Sports telah menandatangani kesepakatan dengan beberapa federasi olahraga. Perusahaan juga sedang mengerjakan lebih banyak kolaborasi untuk memperluas jangkauannya. Mereka sedang menciptakan platform bagi penggemar setia dari olahraga ‘yang belum dijelajahi’ ini untuk terus mendukungnya dan menjadikan proyek ini sukses.
Keuntungan Bersama untuk Semua Pihak yang Terlibat
Platform EX Sports Starz akan mengadopsi model bagi hasil yang melayani semua pihak yang berpartisipasi. Federasi olahraga, penggemar, penyedia konten, dan penyelenggara acara semuanya akan menjadi penerima manfaat melalui model ini.
EX Sport akan mencetak dan menampung 1.000 unit NFT untuk setiap atlet dari liga olahraga yang diwakili. Penggemar akan dapat mengakses, membeli, atau menjual koleksi ini menggunakan token asli platform, EXS, yang akan tersedia di pasar EX Sport. Pengguna juga dapat memperoleh token tersebut melalui pertukaran terpusat dan terdesentralisasi.
Pembeli NFT akan memiliki hak kepemilikan atas kartu unik tersebut. Mereka juga dapat memilih untuk menjual kembali unit-unit tersebut dan memperoleh keuntungan. 80% dari hasil penjualan awal unit NFT ini di platform akan diberikan kepada atlet. Selain memberikan sumber pendapatan bagi atlet, pendekatan ini akan memotivasi mereka untuk tampil lebih baik karena nilai NFT terkait dengan kinerja nyata.
Kedua kelompok tersebut bukan satu-satunya yang akan menang. Federasi yang terlibat akan memperoleh keuntungan finansial dari proyek ini. Mereka juga akan menikmati manfaat jangkauan yang lebih luas karena platform ini akan menarik minat pengguna terhadap olahraga tersebut. Secara keseluruhan, EX Sports akan membantu penggemar di seluruh dunia terhubung dan berinteraksi dengan atlet favorit mereka dengan menyatukan mereka di bawah satu payung.
Memitigasi Penipuan
Insiden penipuan tidak jarang terjadi di ruang NFT meskipun sektornya masih baru. Pekan ini, peneliti dari perusahaan siber berbasis Israel, Check Point, melaporkan bahwa mereka menemukan celah keamanan yang dapat dimanfaatkan penipu untuk menyedot dana dari dompet kripto pengguna yang tidak curiga di pasar OpenSea.
Untuk menghindari insiden semacam itu, pasar NFT EX Sport akan memanfaatkan tanda tangan kriptografis untuk mengautentikasi NFT di platform. Unit koleksi juga dapat disimpan dalam dompet terintegrasi yang akan ditampilkan sebagai album pribadi. Anda dapat mengikuti perkembangan proyek menarik ini di sini.













